Pada hari-hari setelah tanggal 7 Oktober, Y., seorang musisi jazz, dan istrinya Yasmin, seorang penari, bertekad untuk mengatakan “ya” pada segalanya. Y. dan Yasmin menjual tubuh serta jiwa mereka kepada penawar tertinggi, menyerahkan diri dan seni mereka kepada kalangan elite sosial, politik, dan militer Israel. Tak lama kemudian, Y. dipercaya mengemban misi yang sangat krusial: menggubah musik untuk lagu kebangsaan baru yang menggugah semangat sekaligus kejam.










